berita

Pendampingan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran Pengujian Mikrobiologi BBLK Jakarta

25 November 2019

Dalam rangka penerapan SNI ISO/IEC 17025 : 2017, dimana pada  klausul 7.6 laboratorium diharuskan untuk melakukan evaluasi ketidakpastian pengukuran (evaluation of measurement uncertainty), estimasi ketidakpastian metode mikrobiologi merupakan suatu langkah yang wajib ditempuh suatu laboratorium terutama yang ingin menerapkan SNI ISO/IEC 17025 atau yang ingin hasil pengujiannya dapat dikatakan akurat maka Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta mengadakan kegiatan bimbingan teknis sistem mutu dengan tema penentuan estimasi ketidakpastian pengukuran pengujian mikrobiologi. Narasumber kegiatan ini adalah Intan Nurmala Dewi, STP dari Himada Training & Consultine. Pelatihan ini dilaksanakan selama satu hari yaitu tanggal 11 November 2019 di ruang pertemuan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta.

Ketidakpastian adalah parameter yang menetapkan rentang nilai yang di dalamnya diperkirakan terletak nilai kuantitas yang diukur dan dapat diterapkan untuk perhitungan estimasi ketidakpastian pengujian mikrobiologi dengan mengumpulkan data pengujian diwaktu yang berbeda dan diperoleh dari pengujian yang dilakukan 10X pengulangan (SNI ISO/IEC 19039 : 2006) / dilakukan minimal 15x pengulangan (sac singlah) oleh dua orang penguji/analis dengan ketentuan waktu yang berbeda no batch media dan alat yang berbeda. Diharapkan dengan adanya pendampingan ini dapat meningkatkan kompetensi penguji di laboratorium mikrobiologi terutama tentang estimasi ketidakpastian pengukuran (measurement uncertainty).